Job Profile di Bidang IT

1. WEB PROGRAMMER
 

Programmer atau pemrogram adalah seseorang yang mempunyai kemampuan khusus untuk menulis dan merancang program menggunakan bahasa pemrograman.

Mereka bertugas untuk menciptakan sebuah kode dan mengubahnya menjadi set instruksi yang dapat diikuti oleh komputer.

Nantinya, set instruksi tersebut menghasilkan interaksi yang ada di setiap aplikasi atau perangkat lunak yang lain.

Secara umum, mereka bertugas untuk terlibat dalam proses perancangan, penulisan, pengujian, debugging atau troubleshooting, dan pemeliharaan kode.

Dengan tugas yang ruwet itu, tak heran bila pemrogram memiliki angka pendapatan yang fantastis.

Kira-kira berapa ya gaji programmer di Indonesia?

Saat ini, rata-rata gaji programmer di Indonesia pemula atau fresh graduate berkisar Rp4-5 juta, sedangkan bagi yang sudah memiliki pengalaman lebih bisa mendapat penghasilan hingga Rp18-40 juta.

Dengan gaji sebesar itu, penghasilan seorang programmer dianggap sebagai salah satu yang memuaskan dan menggiurkan.

2. ANALISIS SISTEM KOMPUTER

System analyst adalah salah satu profesi dalam bidang IT yang fokus dalam perancangan, pengembangan, pemeliharaan, dan penerapan infrastruktur teknologi informasi (perangkat lunak, perangkat keras, cloud, dll.) agar perusahaan berjalan secara efektif dan efisien.

Tugas utama system analyst adalah mengembangkan sistem dalam perusahaan dalam bidang TI, dan system analyst lah yang bertanggung jawab atas hasil dan kesuksesannya. Tugas sistem analis bisa saja berbeda-beda tergantung pada perusahaan, institusi, atau klien.

pekerjaan system analyst juga memerlukan kombinasi antara soft skill dan hard skill, perhatikan beberapa skill utama untuk menjalankan peran sistem analis: 

• Administrasi sistem

• Manajemen Proyek

• Bahasa Pemrograman

• Sql

• Berpikir Analitis dan Kritis

Kisaran Gaji System Analyst

Umumnya, kisaran gaji system analyst adalah: Rp. 5.000.000 - 11.000.000/bulan.

Untuk gaji system analyst fresh graduate, tidak menutup kemungkinan kamu akan mendapatkan nominal >3jt per bulan, seperti fresh graduate SI, TI, dan Ilkom lainnya.

3. CYBER SECURITY

Cyber security adalah upaya melindungi sistem teknologi suatu perusahaan agar aman dari cyber crime. Serangan siber ini memang harus ditanggulangi karena kerugian yang diakibatkan begitu besar. Dengan adanya cyber seuciry, sistem cloud perusahaan akan terjaga dan keamanan akan meningkat.

Tanggung Jawab dan Tugas Cyber Security

Selain memahami bahasa pemrograman dan arsitektur sistem, orang yang bekerja di bidang cyber security juga memiliki tanggung jawab dan tugas sebagai berikut:

  • Melindungi perangkat lunak hingga sistem database untuk kemudian dilakukan pengujian dan analisis kebocoran sistem mungkin terjadi.
  • Mengembangkan sistem keamanan sistem dan memeliharanya agar tidak bisa ditembus oleh penyusup.
  • Mengawasi sistem keamanan sistem komputer dengan sebelumnya menyiapkan konsep desain untuk dikembangkan menjadi arsitektur keamanan perusahaan.
  • Bertanggung jawab memperbaiki kebocoran sistem ketika terjadi serangan dari penyusup.
  • Mengecek hal-hal yang dicurigai menjadi kelemahan sistem database untuk kemudian diperbaiki keamanannya.
  • Mengecek dan selalu menguji keefektifan keamanan sistem perusahaan dan akan memberikan analisis dan bukti jika sistem memiliki kelemahan keamanan.

Rata-Rata Gaji Cyber Security

Di Indonesia, rentang gaji cyber security adalah Rp5.000.000 – Rp10.000.000. Namun, rentang gaji tersebut disesuaikan dengan kondisi perusahaan, bisa lebih tinggi lagi.

4. NETWORK ADMINISTATOR

Network administrator adalah salah satu profesi di bidang IT yang berperan penting dalam mengatur jaringan perusahaan.

Dalam menjalankan tugasnya, mereka harus memiliki pengetahuan mendasar mengenai jaringan dan mampu meng-install perangkat milik perusahaan atau organisasi.

Tanggung jawab mereka yang besar untuk memelihara sistem jaringan komputer membuat profesi ini sangat diperlukan oleh banyak perusahaan.

Tugas dan Tanggung Jawab Umum Network Administator

  • Memberikan pengawasan teknis WAN (Wide Area Network) termasuk perencanaan, implementasi, pemeliharaan, dan pemecahan masalah.
  • Mempersiapkan dan memelihara dokumentasi konfigurasi jaringan dan tata letak kabel.
  • Merancang dan mengelola infrastruktur nirkabel dan sistem pendukung.
  • Merekomendasikan peningkatan jaringan dan peralatan baru.
  • Memberikan pelatihan untuk anggota tim jika ada perangkat keras atau perangkat lunak yang baru.
  • Melakukan riset dan merekomendasikan pendekatan untuk tugas system administration.
  • Menganalisis dan memantau keamanan server dan perbaikan untuk mengatasi ancaman keamanan.
  • Menyediakan perangkat keras dan sistem operasi untuk menunjang sistem komputer perusahaan.
Gaji network administrator di Indonesia rata-rata sekitar Rp5.500.000 per bulan. Rentang penghasilan yang didapatkan mulai dari Rp3.000.000 hingga Rp9.000.000 per bulan.

5. TECHNICAL SUPPORT ENGINEER


System engineer memiliki peran penting di berbagai sektor bisnis. Lingkup kerja yang dimiliki oleh kamu yang berkecimpung dalam profesi ini juga sangat luas.

Apalagi, tugas utama yang perlu kamu lakukan setiap hari adalah memantau kinerja sistem secara menyeluruh dan memastikan tidak ada permasalahan.

Dalam praktiknya, kamu tidak hanya memiliki kewajiban untuk menyatukan kinerja sistem. Kamu juga ide untuk mengenali masalah, membangun fondasi sistem, dan mulai dari konsep sampai tahapan.

Untuk menjalankan, kamu sering harus berkolaborasi dengan profesi lain, termasuk di antaranya manajer dan tim engineer .

Tanggung jawab kamu sangat besar, mulai dari terlibat dalam penyusunan desain, pengembangan dan validasi, hingga penilaian risiko hingga pengujian sistem.

Tugas System Engineer

1. Desain dan integrasi sistem

System engineer punya tanggung jawab memimpin tim dalam proses desain dan integrasi sistem baru yang digunakan perusahaan—baik sistem komputer maupun sistem mekanik.

2. Memantau dan mengatasi masalah dalam sistem

Memonitor kinerja sistem menjadi kewajiban selanjutnya dari profesi ini. Tidak hanya itu, kamu juga perlu mencari solusi untuk setiap permasalahan yang terjadi pada sistem.

3. Meng- upgrade sistem

Tidak hanya mendesain dan mengimplementasikan sistem baru, Anda juga perlu terlibat aktif dalam proses upgrade sistem. Proses pengujian juga perlu kamu perhatikan, untuk memastikan berjalan dengan baik.

4. Menyediakan dukungan teknis

Kamu memiliki tugas penting untuk membantu permasalahan teknis yang dialami oleh klien dan konsumen.

Gaji rata-rata untuk technical support engineer adalah Rp 7.381.236 per bulan di Indonesia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

3 Tips Menyeimbangkan Pikiran, Tubuh, dan Jiwa untuk Hidup yang Lebih Baik

Sistem Komputer dan Komponennya